Jakartakita.com – Memasuki umur 62 tahun yang sudah termasuk lansia (lanjut usia) Debby Sahertian mengalami permasalahan yang dialami kebanyakan lansia, seperti inkontinensia urine, yaitu ketidakmampuan mengendalikan kandung kemih. Hal ini disebabkan oleh melemahnya otot panggul dan gangguan saraf akibat penuaan.
Istilah inkontinensia yang agak sulit diucapkan itu kini sering disebut beser yang lebih mudah diingar dab diucapkan. Hal ini pun mengharuskan Debby memakai popok dewasa ketika berkegiatan sehari-hari agar tidak beser.
Artis yang dikenal lewat program komedi Lenong Rumpi itu mengaku awalnya sempat malu ketika harus memakai popok dewasa. Namun karena kebutuhan dan telah menemukan popok yang cocok, dia pun tak lagi mempermasalahkan hal itu.
“Iya awalnya eike (aku) pakai popok dewasa itu di usia 60 dan sempat merasa malu gitu. Eike takut kalau orang lain tahu, jadi ngerasa kurang bebas,” ungkap Debby dalam konferensi pers Happily Popok Dewasa di kawasan Gelora Bung Karno, (GBK) Senayan, Jakarta, Minggu, 12 Oktober 2025.
“Jadi ke mana-mana seperti jalan pagi bareng teman, ikut arisan, bahkan ibadah pun nggak takut bocor, jadi meskipun macet di jalan rasanya tetap nyaman dan percaya diri, terus nggak usah bingung cari toilet lagi,” sambungnya.
Selain itu, pengalaman saat sedang syuting di tempat yang agak terpencil dan jauh dari toilet umum membuatnya makin merasa lebih secure kalau memakai popok. Ditambah lagi, terkadang toilet umum yang berada di dekat lokasi syuting kurang bersih.
“Makanya kalau pakai popok eike ngerasa lenih tenang dan jadi lebih fokus syuting. Kegiatan lain pun jadi lancer. Pokoknya, golden age itu bukan waktunya minder, tapi waktunya tetap berkarya, aktif, and happy,” ujarnya.
Meski begitu, Debby mengaku tidak setiap hari mengenakan popok terutama kalau sedang d rumah saja atau pergi ke tempat-tempat yang tidak jauh dari rumahnya seperti ke mal. Pengalaman Debby menunjukkan bagaimana menemukan solusi yang tepat dapat mengubah rasa khawatir menjadi kepercayaan diri.
Namun, permasalahan inkontinensia tidak hanya soal kenyamanan, tetapi juga memiliki dampak kesehatan yang penting bagi lansia.
Dalam kesempatan yang sama Spesialis Kesehatan Lansia, dr. Ika Fitriana, Sp.PD-KGer, menambahkan, Inkontinensia merupakan kondisi medis yang umum dialami lansia, namun sering tidak dibicarakan karena dianggap memalukan.
“Padahal, dengan manajemen yang tepat, termasuk penggunaan popok celana dewasa yang sesuai, lansia tetap bisa aktif bergerak dan produktif. Aktivitas fisik yang terjaga akan membantu mencegah penyakit lain serta meningkatkan kualitas hidup dan kebahagiaan lansia di usia emasnya,” jelas dr. Ika.
Sementara itu, Stella Eidelina, Marketing Manager Paper Category WINGS Group Indonesia menyampaikan, Happily merupakan popok celana dewasa terbaru dan pertama di Indonesia dengan membawa inovasi teknologi 3in1 (Extra Serap, Extra Kering, Extra Tipis) serta ekstrak teh hijau untuk membantu mengurangi bau tidak sedap.
“Produk ini dirancang khusus untuk memberikan kenyamanan, meningkatkan rasa percaya diri, serta mendukung kebebasan beraktivitas bagi para lansia,” tutur Stella. (Henry)