Konsumen Asia Pasifik Makin Siap Belanja dengan Agen AI, Bisnis Diminta Bersiap

Jakartakita.com – Konsumen di kawasan Asia Pasifik semakin siap memanfaatkan agen kecerdasan buatan (AI) untuk membantu proses berbelanja. Temuan tersebut terungkap dalam Accenture Consumer Pulse Survey 2026 yang menunjukkan perubahan besar dalam perilaku konsumen sekaligus membuka era baru agentic commerce.


Survei yang melibatkan lebih dari 25.000 responden di 16 negara itu mencatat 9 dari 10 konsumen ingin dapat berbelanja langsung melalui platform AI generatif. Selain itu, 8 dari 10 responden mengaku akan mengikuti rekomendasi AI dalam hingga 50 persen keputusan pembelian mereka.


Tak hanya itu, lebih dari seperempat konsumen kini menjadikan large language models (LLM) sebagai sarana utama mencari informasi produk dan jasa. Sebanyak 68 persen responden juga berharap agen AI dapat membantu berbelanja sesuai kebutuhan pribadi, seperti menjaga anggaran, menerapkan gaya hidup sehat, atau memilih produk yang lebih tepat.


Accenture menilai perkembangan tersebut akan mengubah cara konsumen menentukan pilihan merek. Meski 57 persen responden tetap ingin mengatur merek yang boleh direkomendasikan AI, sekitar sepertiga konsumen mengaku bersedia beralih ke merek lain apabila AI menilai produk tersebut lebih sesuai dengan kebutuhan mereka.


Bahkan, 85 persen konsumen menyatakan lebih mempercayai rekomendasi agen AI dibandingkan saran dari teman ketika membeli suatu produk.


Senior Managing Director and Lead AI & Data Asia Oceania Accenture, Vivek Luthra, mengatakan perusahaan perlu melakukan transformasi menyeluruh agar mampu memanfaatkan peluang agentic commerce.
“Perusahaan perlu membangun kapabilitas, tata kelola, dan model operasional yang mampu mendukung penerapan AI dalam skala besar agar inovasi benar-benar dapat mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” ujarnya.


Menurut Accenture, dalam jangka pendek perusahaan harus memastikan informasi produk mudah dipahami oleh sistem AI, memiliki data yang akurat, harga yang transparan, serta pengalaman pelanggan yang dapat dipercaya. Sementara dalam jangka panjang, perusahaan berpeluang mengembangkan agen AI khusus yang mampu memberikan rekomendasi lebih personal kepada konsumen. (Risma)

Accentureagen AIAgentic CommerceAI generatifArtificial Intelligenceasia pasifikConsumer Pulse SurveyDigital Commercee-commerceteknologi
Comments (0)
Add Comment