SoKlin Antisep Archives - Jakartakita.com https://jakartakita.com/tag/soklin-antisep/ Info Jakarta - Berita Jakarta - Semua Tentang Jakarta Wed, 19 Oct 2022 13:54:02 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.2 https://jakartakita.com/wp-content/uploads/2022/08/cropped-jakartakita.com_-e1660709518242-32x32.gif SoKlin Antisep Archives - Jakartakita.com https://jakartakita.com/tag/soklin-antisep/ 32 32 Resmi Diluncurkan, Kampanye ‘SoKlin Antisep Indonesia Sehat Berseri’ Siap Digelar di 11 Provinsi https://jakartakita.com/2022/10/19/resmi-diluncurkan-kampanye-soklin-antisep-indonesia-sehat-berseri-siap-digelar-di-11-provinsi/ https://jakartakita.com/2022/10/19/resmi-diluncurkan-kampanye-soklin-antisep-indonesia-sehat-berseri-siap-digelar-di-11-provinsi/#respond Wed, 19 Oct 2022 13:54:00 +0000 https://jakartakita.com/?p=152207

Jakartakita.com – WINGS Group Indonesia melalui SoKlin Antisep bersama dengan UNICEF Indonesia, resmi meluncurkan Kampanye Indonesia Sehat Berseri, di Jakarta, Rabu (19/10). Joanna Elizabeth Samuel selaku Marketing Manager Fabric Care WINGS Group Indonesia menjelaskan, kampanye ini mengajak masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta meningkatkan kesadaran para orang tua untuk rutin membawa […]

The post Resmi Diluncurkan, Kampanye ‘SoKlin Antisep Indonesia Sehat Berseri’ Siap Digelar di 11 Provinsi appeared first on Jakartakita.com.

]]>
foto : dok. – WINGS Group Indonesia

Jakartakita.com – WINGS Group Indonesia melalui SoKlin Antisep bersama dengan UNICEF Indonesia, resmi meluncurkan Kampanye Indonesia Sehat Berseri, di Jakarta, Rabu (19/10).

Joanna Elizabeth Samuel selaku Marketing Manager Fabric Care WINGS Group Indonesia menjelaskan, kampanye ini mengajak masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta meningkatkan kesadaran para orang tua untuk rutin membawa anak mereka ke fasilitas kesehatan demi mendapatkan imunisasi rutin sesuai dengan usia anak.

Adapun Kampanye SoKlin Antisep Indonesia Sehat Berseri akan dilaksanakan di 11 provinsi di Indonesia yaitu Riau, Sumatera Barat, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur.

“Kegiatan yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat beserta dinas terkait lainnya ini menargetkan sebanyak 20.000 anak mendapatkan percepatan imunisasi rutin dan edukasi perilaku hidup bersih sehat bagi keluarga Indonesia.

Inisiatif ini dilakukan guna memberikan perlindungan kesehatan bagi generasi penerus bangsa melalui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai bentuk perlindungan dari luar dan melengkapi imunisasi rutin anak sebagai bentuk perlindungan dari dalam,” beber Joanna, seperti dilansir dalam siaran pers, Rabu (19/10).

Lebih lanjut diungkapkan, berdasarkan laporan dan data dari Kementerian Kesehatan dan UNICEF Indonesia, ke-11 provinsi tersebut mencatatkan angka cakupan imunisasi yang belum maksimal.

“Dengan adanya kampanye SoKlin Antisep Indonesia Sehat Berseri ini kami ingin anak-anak Indonesia, generasi penerus bangsa, bisa mendapatkan perlindungan secara menyeluruh, baik dari dari dalam melalui dukungan percepatan imunisasi rutin maupun dari luar melalui edukasi pentingnya PHBS dan pengelolaan sanitasi aman,” terang Joanna.

Sementara itu, berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, hampir 70 persen sumber air minum rumah tangga di Indonesia terindikasikan tercemar oleh tinja sehingga meningkatkan risiko timbulnya berbagai macam penyakit.

”Penyakit dapat menular melalui berbagai cara. Penularan penyakit dapat bermula dari toilet yang kotor, air tanah yang terkontaminasi tinja karena toilet tidak terhubung dengan tangki septik sesuai standar, tangan yang tidak dicuci menggunakan sabun di bawah air mengalir, serta makanan yang tidak ditutup dengan baik sehingga mudah dihinggapi lalat atau serangga lainnya. Praktek higienitas maupun penanganan sanitasi yang baik menjadi kunci pencegahan penyakit,” ujar Maraita Listyasari, WASH Specialist UNICEF Indonesia.

Di sisi lain, angka cakupan imunisasi rutin untuk anak-anak di Indonesia justru menurun selama pandemi Covid-19.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI, ada lebih dari 1,7 juta anak Indonesia yang belum atau belum lengkap mendapatkan imunisasi rutin selama periode 2019-2021.

Selain itu, Survei Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan UNICEF yang dilakukan pada tahun 2020 juga menemukan bahwa setengah dari orang tua yang disurvei enggan membawa anaknya ke fasilitas kesehatan karena takut tertular COVID-19 atau khawatir tidak ada protokol kesehatan yang tepat.

Pentingnya imunisasi rutin untuk anak ini juga diingatkan oleh  dr. Prima Yosephine, MKM, selaku Plt Direktur Pengelolaan Imunisasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“Imunisasi rutin ini sangat penting dan diperlukan bagi anak-anak agar mereka terlindungi dari berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh virus, kuman, bakteri, yang ada di sekitar kita termasuk di air yang tercemar. Padahal penyakit-penyakit ini dapat dicegah dengan imunisasi. Jangan sampai muncul kejadian luar biasa atau wabah setelah pandemi COVID-19 karena imunisasi rutin anak-anak tidak terpenuhi. Untuk mencegah hal tersebut pemerintah terus melakukan upaya percepatan dan penguatan imunisasi rutin, melalui: penyebarluasan materi KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) ke masyarakat melalui berbagai kanal media; mempermudah akses layanan imunisasi ke masyarakat melalui kebijakan Kementerian Kesehatan melakukan transformasi layanan primer dan juga melalui kolaborasi dengan lintas sektor terkait, baik dengan Kementerian/Lembaga, organisasi masyarakat, organisasi profesi maupun pihak swasta,” ujar dr. Prima Yosephine, MKM.

Adapun dalam kesempatan ini, SoKlin Antisep juga mengumumkan penunjukan Ringgo Agus Rahman sebagai Campaign Ambassador SoKlin Antisep Indonesia Sehat Berseri.

Bersama dengan SoKlin Antisep, Ringgo akan memberikan edukasi serta mengajak masyarakat Indonesia untuk peduli akan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat yang dimulai dengan segera mencuci baju setelah pulang beraktivitas dari luar, rajin mencuci tangan, mandi dan menggosok gigi, menjaga kebersihan rumah dan keberfungsian toilet serta makan-makanan yang bergizi.

The post Resmi Diluncurkan, Kampanye ‘SoKlin Antisep Indonesia Sehat Berseri’ Siap Digelar di 11 Provinsi appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2022/10/19/resmi-diluncurkan-kampanye-soklin-antisep-indonesia-sehat-berseri-siap-digelar-di-11-provinsi/feed/ 0
Lanjutkan Kampanye ‘Antisep Bersatu Lawan Virus’ di Badung-Bali, SoKlin Salurkan 2.400 Paket perlindungan kesehatan SoKlin Antisep https://jakartakita.com/2022/06/27/lanjutkan-kampanye-antisep-bersatu-lawan-virus-di-badung-bali-soklin-salurkan-2-400-paket-perlindungan-kesehatan-soklin-antisep/ https://jakartakita.com/2022/06/27/lanjutkan-kampanye-antisep-bersatu-lawan-virus-di-badung-bali-soklin-salurkan-2-400-paket-perlindungan-kesehatan-soklin-antisep/#respond Mon, 27 Jun 2022 11:44:01 +0000 https://jakartakita.com/?p=149675

Jakartakita.com – SoKlin Antisep, deterjen pertama di Indonesia yang mengandung desinfektan, menyalurkan ribuan paket perlindungan kesehatan kepada masyarakat Bali, melalui Dinas Kesehatan Badung. Penyerahan bantuan sejumlah 2.400 SoKlin Antisep ini, secara simbolis diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, di Puspem Kabupaten Badung. Inisiatif SoKlin ini disambut baik oleh pemerintah Badung, yang diwakili oleh I Wayan […]

The post Lanjutkan Kampanye ‘Antisep Bersatu Lawan Virus’ di Badung-Bali, SoKlin Salurkan 2.400 Paket perlindungan kesehatan SoKlin Antisep appeared first on Jakartakita.com.

]]>
foto : Wings Group

Jakartakita.com – SoKlin Antisep, deterjen pertama di Indonesia yang mengandung desinfektan, menyalurkan ribuan paket perlindungan kesehatan kepada masyarakat Bali, melalui Dinas Kesehatan Badung. Penyerahan bantuan sejumlah 2.400 SoKlin Antisep ini, secara simbolis diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, di Puspem Kabupaten Badung.

Inisiatif SoKlin ini disambut baik oleh pemerintah Badung, yang diwakili oleh I Wayan Adi Arnawa, selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Badung.

Dalam sambutannya, I Wayan Adi Arnawa menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian SoKlin kepada tenaga medis di Kabupaten Badung.

“Saat ini, perkembangan kasus COVID memang masih berkembang. Di satu sisi, kita harus terus mendorong geliat ekonomi dengan menerapkan protokol kesehatan, serta mendorong vaksinasi booster yang masih bergulir. Oleh karena itu, mewakili masyarakat, saya ingin mengucapkan terima kasih atas kepedulian SoKlin untuk bantuan yang diberikan terkait pelaksanaan kebiasaan bersih dan sehat bagi tenaga medis,” ungkap I Wayan Adi Arnawa, seperti dilansir dalam keterangan pers, Sabtu (25/6).

Di kesempatan yang sama, puluhan agent of protection dikerahkan untuk mendistribusikan paket bantuan tersebut ke tiga perwakilan Puskesmas di Kabupaten Badung, di antaranya adalah Puskesmas 1 Mengwi, Puskesmas 2 Mengwi, dan Puskesmas 1 Abiansemal.

Paket ini diharapkan dapat membantu melindungi tenaga kesehatan di Puskesmas secara keseluruhan dan masyarakat Kabupaten Badung, sekaligus mengingatkan kembali akan pentingnya Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Hal senada juga diungkapkan oleh Bondan Abdul Malik, selaku Product Manager SoKlin Antisep.

“Nakes dan segenap tim yang bertugas perlu dukungan penuh dari kita untuk tetap terlindungi dari virus dan bakteri, saat mereka melakukan tugasnya di garda depan. Oleh karena itu, dukungan yang diberikan lewat program Antisep Bersatu Lawan Virus ini diharapkan dapat memperkuat kebiasaan bersih dan sehat, khususnya di sektor esensial, seperti fasilitas kesehatan dan Puskesmas,” ungkap Bondan.

Adapun program berkelanjutan yang diawali dengan pengadaan sentra vaksinasi COVID-19 di beberapa daerah di Indonesia ini, merupakan lanjutan dari kampanye SoKlin bertajuk “Antisep Bersatu Lawan Virus”, sebagai komitmen untuk melindungi kesehatan keluarga di seluruh Nusantara. (Edi Triyono)

The post Lanjutkan Kampanye ‘Antisep Bersatu Lawan Virus’ di Badung-Bali, SoKlin Salurkan 2.400 Paket perlindungan kesehatan SoKlin Antisep appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2022/06/27/lanjutkan-kampanye-antisep-bersatu-lawan-virus-di-badung-bali-soklin-salurkan-2-400-paket-perlindungan-kesehatan-soklin-antisep/feed/ 0
Yayasan Wings Peduli & SoKlin Antisep Dukung Terbentuknya Perlindungan Kesehatan Menyeluruh Untuk Masyarakat Kota Surakarta https://jakartakita.com/2022/06/16/yayasan-wings-peduli-soklin-antisep-dukung-terbentuknya-perlindungan-kesehatan-menyeluruh-untuk-masyarakat-kota-surakarta/ https://jakartakita.com/2022/06/16/yayasan-wings-peduli-soklin-antisep-dukung-terbentuknya-perlindungan-kesehatan-menyeluruh-untuk-masyarakat-kota-surakarta/#respond Thu, 16 Jun 2022 03:29:41 +0000 https://jakartakita.com/?p=149528

Jakartakita.com – Wings Group Indonesia melalui Yayasan Wings Peduli kembali berkontribusi untuk mendukung upaya perluasan dan percepatan herd immunity masyarakat Indonesia, yang kali ini berfokus di Kota Surakarta, melalui fasilitas pelayanan vaksinasi Covid-19 sehingga dapat menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat. Pengadaan fasilitas vaksinasi dan distribusi vaksin ini dilakukan di Grha Wisata Niaga, Solo, Rabu (15/6). […]

The post Yayasan Wings Peduli & SoKlin Antisep Dukung Terbentuknya Perlindungan Kesehatan Menyeluruh Untuk Masyarakat Kota Surakarta appeared first on Jakartakita.com.

]]>
foto : dok. Wings Group

Jakartakita.com – Wings Group Indonesia melalui Yayasan Wings Peduli kembali berkontribusi untuk mendukung upaya perluasan dan percepatan herd immunity masyarakat Indonesia, yang kali ini berfokus di Kota Surakarta, melalui fasilitas pelayanan vaksinasi Covid-19 sehingga dapat menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat.

Pengadaan fasilitas vaksinasi dan distribusi vaksin ini dilakukan di Grha Wisata Niaga, Solo, Rabu (15/6).

Oucky Hertanto selaku Perwakilan Yayasan Wings Peduli mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud komitmen Yayasan Wings Peduli yang selalu konsisten membantu penanganan Covid-19 di seluruh penjuru tanah air sejak awal pandemi merebak di 2020 lalu.

Pada kesempatan kali ini, inisiatif tersebut pun didukung oleh merek deterjen + protection produksi Wings Care, SoKlin Antisep, melalui pemberian paket perlindungan kepada para tenaga kesehatan dan masyarakat Surakarta (Solo), sehingga mereka mendapatkan perlindungan kesehatan menyeluruh.

“Sejak awal pandemi merebak, kami senantiasa berkomitmen mendukung pemerintah terkait percepatan herd immunity di Indonesia, dan kini kami pun menyasar masyarakat Kota Solo. Melalui sentra vaksinasi Grha Wisata ini, kami berharap masyarakat pun dapat semakin terlindungi. Kami juga berharap, masyarakat untuk senantiasa menerapkan pola hidup bersih dan sehat dengan baik agar perlindungan kesehatan kita semakin maksimal,” ucap Oucky Hertanto, dalam siaran pers, Rabu (15/6).

Hal senada juga diungkapkan oleh Gibran Rakabuming Raka selaku Wali Kota Solo yang tengah fokus menekan penanganan Covid-19 secara maksimal. “Program Wings juga sejalan dengan visi dan misi pemerintah Solo untuk mempercepat program vaksinasi,” jelas Gibran.

Asal tahu saja, sebelumnya kegiatan kampanye “Antisep Bersatu Lawan Virus” digelar di kota Bandung dan Jakarta Timur.

Adapun dalam kegiatan di Solo ini, merupakan bentuk dukungan SoKlin Antisep untuk membantu pemerintah Surakarta dengan menyediakan SoKlin Antisep sejumlah 2.000 paket.

Sejumlah agents of protection juga dikerahkan untuk memberikan paket perlindungan kesehatan tersebut melalui Puskesmas Jayengan, Pajang dan Manahan, yang ditandai dengan pelepasan tim rolling thunder oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta dr. Siti Wahyuningsih M.Kes, M.H.

“Kita harus melindungi diri kita, dimulai dari kebersihan diri dan kebersihan lingkungan. Fokus pada Covid, penanganannya bermacam-macam, yang semua harus dimulai dari kebersihan, badan kita, rumah kita, pakaian kita. Selain itu, salah satu cara lainnya adalah dengan vaksinasi. Penanggulan ini pun tidak bisa sendiri, oleh karena itu, salah satunya kami berkolaborasi dengan Wings Peduli dan SoKlin. Terima kasih atas support untuk Kota Surakarta dan perhatiannya untuk para nakes kami,” terang dr. Siti.

Pada kesempatan yang sama, Bondan Abdul Malik selaku Product Manager SoKlin Antisep mengingatkan akan pentingnya menjaga kebersihan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, terlebih setelah hantaman Covid-19. Hal ini sejalan dengan komitmen SoKlin Antisep untuk menghadirkan perlindungan melalui kampanye gaya hidup sehat dan bersih serta produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Selanjutnya, kampanye “Antisep Bersatu Lawan Virus” berencana menyambangi masyarakat Surabaya dan Badung, Bali. (Edi Triyono)

The post Yayasan Wings Peduli & SoKlin Antisep Dukung Terbentuknya Perlindungan Kesehatan Menyeluruh Untuk Masyarakat Kota Surakarta appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2022/06/16/yayasan-wings-peduli-soklin-antisep-dukung-terbentuknya-perlindungan-kesehatan-menyeluruh-untuk-masyarakat-kota-surakarta/feed/ 0
SoKlin Antisep Gandeng Pemkot Jakarta Timur Gelar Kampanye ‘Antisep Bersatu Lawan Virus’ https://jakartakita.com/2022/04/22/soklin-antisep-gandeng-pemkot-jakarta-timur-gelar-kampanye-antisep-bersatu-lawan-virus/ https://jakartakita.com/2022/04/22/soklin-antisep-gandeng-pemkot-jakarta-timur-gelar-kampanye-antisep-bersatu-lawan-virus/#respond Fri, 22 Apr 2022 15:11:48 +0000 https://jakartakita.com/?p=148679

Jakartakita.com – Wings Care melalui salah satu produknya, SoKlin Antisep kembali mengajak masyarakat untuk bersama-sama melindungi keluarga Indonesia melalui kampanye ‘Antisep Bersatu Lawan Virus’. Dalam aksi ini, SoKlin Antisep menggandeng Pemerintah Kota Jakarta Timur dengan menyediakan paket perlindungan anti virus berisi SoKlin Antisep, masker, sabun cuci tangan, dan disinfektan spray. SoKlin Antisep juga mengerahkan 1 […]

The post SoKlin Antisep Gandeng Pemkot Jakarta Timur Gelar Kampanye ‘Antisep Bersatu Lawan Virus’ appeared first on Jakartakita.com.

]]>
foto : jakartakita.com/edi triyono

Jakartakita.com – Wings Care melalui salah satu produknya, SoKlin Antisep kembali mengajak masyarakat untuk bersama-sama melindungi keluarga Indonesia melalui kampanye ‘Antisep Bersatu Lawan Virus’.

Dalam aksi ini, SoKlin Antisep menggandeng Pemerintah Kota Jakarta Timur dengan menyediakan paket perlindungan anti virus berisi SoKlin Antisep, masker, sabun cuci tangan, dan disinfektan spray.

SoKlin Antisep juga mengerahkan 1 unit mobil cuci untuk memberikan kebutuhan desinfeksi bagi warga yang sedang menjalankan isolasi mandiri. Sejumlah agents of protection pun dikerahkan guna memberikan paket kesehatan kepada penerima vaksin booster di beberapa titik sentra vaksin dan Puskesmas yang tersebar di wilayah Jakarta Timur dan sekitarnya.

“Pada kesempatan kali ini, SoKlin Antisep turut memberikan paket perlindungan bagi warga yang sedang menjalankan isolasi mandiri dan vaksinasi booster dimana bantuan ini juga akan disalurkan ke puskesmas- puskesmas di wilayah Jakarta timur. Harapan kami, melalui kolaborasi SoKlin Antisep dengan Pemerintah dan masyarakat, kita semua dapat bersatu dalam melawan penyebaran virus,” ujar Bondan Abdul Malik selaku Product Manager SoKlin Antisep saat di temui awak media di Kantor Walikota Jakarta Timur, Jumat (22/4).

Sementara itu, M Anwar selaku WaliKota Jakarta Timur menyambut baik kegiatan ini.

Menurutnya, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur mempunyai tiga program prioritas dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19 saat ini, yakni; Penanganan Banjir, Penanganan Covid-19, dan Pemulihan Ekonomi.

“Sejalan dengan hal tersebut, Alhamdulillah pada hari ini, sebagai wujud pelaksanaan Program Prioritas tersebut di Jakarta Timur, khususnya dalam rangka Penanganan Covid19 , Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur bersama dengan SoKlin telah mewujudkan apa yang menjadi harapan Bapak Gubernur Provinsi DKI Jakarta, yakni melakukan Kolaborasi dalam Penanganan Covid19,” ujarnya.

Sebelumnya, kegiatan serupa juga diadakan pada awal minggu ini bersama Pemerintah Kota Bandung.

Adapun SoKlin Antisep merupakan produk detergen mutakhir dengan teknologi O2 Active Power yang berfungsi sebagai desinfektan, yang terbukti 99,99% efektif membunuh virus, bakteri, dan kuman pada pakaian tanpa merusak warna dan serat kain. (Edi Triyono)

The post SoKlin Antisep Gandeng Pemkot Jakarta Timur Gelar Kampanye ‘Antisep Bersatu Lawan Virus’ appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2022/04/22/soklin-antisep-gandeng-pemkot-jakarta-timur-gelar-kampanye-antisep-bersatu-lawan-virus/feed/ 0
SoKlin Antisep Bekali Orang Tua Tips Jalani PTM di Tengah Ancaman Omicron https://jakartakita.com/2022/01/21/soklin-antisep-bekali-orang-tua-tips-jalani-ptm-di-tengah-ancaman-omicron/ https://jakartakita.com/2022/01/21/soklin-antisep-bekali-orang-tua-tips-jalani-ptm-di-tengah-ancaman-omicron/#respond Fri, 21 Jan 2022 09:19:54 +0000 https://jakartakita.com/?p=146813

Jakartakita.com – SoKlin Antisep, produk detergen yang diproduksi Wings Care kembali menggelar webinar, Jumat (21/1). Kali ini, mengusung tajuk “PTM di Tengah Kasus Omicron yang Beranjak Naik, Bagaimana Orang Tua Menyikapinya?” Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi keluarga Indonesia mengenai tata cata dan syarat pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas (PTM Terbatas), termasuk beragam persiapannya, seperti vaksinasi […]

The post SoKlin Antisep Bekali Orang Tua Tips Jalani PTM di Tengah Ancaman Omicron appeared first on Jakartakita.com.

]]>
foto : istimewa

Jakartakita.com – SoKlin Antisep, produk detergen yang diproduksi Wings Care kembali menggelar webinar, Jumat (21/1). Kali ini, mengusung tajuk “PTM di Tengah Kasus Omicron yang Beranjak Naik, Bagaimana Orang Tua Menyikapinya?”

Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi keluarga Indonesia mengenai tata cata dan syarat pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas (PTM Terbatas), termasuk beragam persiapannya, seperti vaksinasi pada anak serta peran dan sikap orang tua terkait izin pelaksanaan PTM Terbatas 100% yang telah digalakkan oleh pemerintah Indonesia, di tengah ancaman Omicron yang sedang bergejolak.

Seperti diketahui, pelaksanaan PTM tersebut dilakukan guna menghindari fenomena learning loss yang berpotensi terjadi akibat pembelajaran secara daring yang berkepanjangan.

Pemerintah sendiri sudah menyiapkan regulasi terkait protokol kesehatan yang cukup ketat. Namun, hal tersebut masih membuat sebagian orang tua khawatir terkait dengan aktivitas belajar tatap muka di sekolah karena para siswa masih menghadapi resiko terpapar virus akibat interaksi secara fisik.

Dra. Sri Wahyuningsih, M.Pd, selaku Direktur Sekolah Dasar, Ditjen PAUD, Dikdas dan Dikmen Kemendikbud menegaskan, bahwa pemerintah memiliki kewajiban untuk memberikan hak perlindungan kepada peserta didik, agar mereka sehat dan selamat.

“Prioritas sehat dan selamat untuk para peserta didik PTM Terbatas 100%, ingat terbatas ya, apalagi di sekolah yang berada pada zona level 3, itu masih harus bergiliran masuk sekolah atau blended learning,” tegasnya, seperti dilansir dalam keterangan pers, Jumat (21/1).

Secara nasional, terdapat sekitar 285 kabupaten kota yang berada di level 1, sehingga dapat menjalankan PTM terbatas 100% ini guna menghindari learning loss.

Pelaksanaan PTM pun disesuaikan dengan level kasus infeksi Covid-19 per daerah. Sejatinya, pemerintah menyadari akan pentingnya kesehatan, namun pendidikan juga merupakan hal yang penting.

“Pendidikan kalau sudah ketinggalan, mengejarnya susah, tidak main-main. Secara nasional kualitas pendidikan kita sudah tertinggal, bahkan masih ada anak-anak yang belum bisa membaca, ditambah dengan pandemi lagi. PTM adalah jawaban untuk mengejar ketertinggalan, tapi tetap prokes, prokes, dan prokes,” tegasnya.

Dalam pelaksanaannya, lanjut Sri, bahwa tenaga pengajar tentunya sudah divaksin secara lengkap sembari peserta didik yang secara bertahap sedang dilengkapi vaksinasinya.

PTM pun dilakukan dengan disiplin prokes yang ketat, mulai dari persiapan, pelaksanaan, dan proses pembelajaran harus dikawal dengan baik. Proses PTM yang aman pun dapat tercipta dengan peran keluarga selain penerapan prokes yang baik di sekolah dan juga vaksinasi.

“Vaksinasi dan prokes saja tidak cukup, perlu adanya perubahan perilaku yang baik pula. Orang tua harus dapat mengedukasi anak-anak bahwa kita harus menjadi masyarakat yang siap menghadapi tantangan, seperti pandemi ini. Kita harus bisa saling menguatkan dan saling mengingatkan,” ujar Sri Wahyuningsih.

Lebih lanjut Sri juga menyampaikan, bahwa PTM Terbatas ini bersifat adaptif, sehingga pemerintah akan mengikuti perkembangan kasus virus Corona.

Sri juga menegaskan, bahwa tidak boleh ada diskriminasi terhadap anak-anak yang menjalankan PTM dan PJJ.

“Jika PJJ, tentunya kita membutuhkan porsi peranan orang tua yang lebih besar ya,” terangnya.

Kemendikbud Akan Menerapkan Kurikulum Khusus (Prototype)

Sri Wahyuningsih menambahkan, dampak pembelajaran jarak jauh berkepanjangan menyebabkan capaian pembelajaran menurun, penurunan kualitas karakter anak, penurunan kedisiplinan, dan meningkatnya stress pada anak dan angka putus sekolah.

Seluruh pemerintah daerah diharapkan memberikan alternatif mendorong fasilitas dan layanan pembelajaran agar menumbuhkan kembali rasa semangat anak-anak. Kemendikbud sendiri akan menerapkan kurikulum khusus (prototype) dimana kurikulum ini lebih sederhana dan esensial daripada kurikulum K13.

Kurikulum ini akan diberikan wajib kepada 2500 sekolah penggerak dari PAUD, SD, SMP, SMA dan SLB yang terpilih dari 115 kota dan kabupaten mulai tahun ajaran baru 2022/2023 mendatang.

Ini adalah upaya agar tidak terjadi demotivasi belajar pada anak-anak sekolah, karena memperoleh pendidikan adalah HAK setiap anak.

Pentingnya Vaksinasi Anak dan Cara Tepat Menjaga Kesehatan Anak

Di kesempatan yang sama, Dokter Spesialis Anak dr. Lucia Nauli Simbolon, M.Sc, Sp.A mengatakan, bahwa dalam mendukung pelaksanaan PTM terbatas, sejauh ini tidak ada efek samping yang berbahaya untuk vaksinasi anak.

“Kondisi kesehatan anak dipengaruhi oleh multi-faktor ya, mulai dari asupan bergizi dan seimbang, minum yang cukup, prokes, serta vaksinasi berbagai penyakit,” terang dr. Lucia.

Selain vaksinasi, menurutnya, pelaksanaan PTM dalam kelompok belajar kecil memudahkan proses contact tracing jika terdapat kasus positif.

“Batasi interaksi yang tidak berarti. Jam masuk dan keluar diatur bertahap, sehingga tidak ada kerumuman. Selain itu, perhatikan secara lebih kondisi kesehatan anak yang memiliki penyakit komorbid, dimana obesitas sudah termasuk komorbid,” terangnya.

Sesuai rekomendasi IDAI, selain penerapan protokol kesehatan yang baik dan tepat, pelaksanaan PTM terbatas dapat dilakukan dengan catatan bahwa semua guru dan petugas sekolah sudah divaksinasi dengan lengkap.

Begitu pula dengan para peserta didik yang dapat hadir hanya jika sudah divaksin lengkap dan tanpa komorbid.

Menurut dr. Lucia, idealnya anak usia 12-18 tahun dapat menjalani PTM terbatas 100% dengan catatan tidak adanya peningkatan kasus Covid-19 dan tranmisi lokal Omicron.

Untuk anak usia 6-11 tahun, proses pembelajaran idealnya dilaksanakan secara hybrid (50% luring dan 50% daring) dan untuk usia 6 tahun ke bawah belum dianjurkan pelaksanaan PTM.

Adapun sekolah dan pemerintah memberikan kebebasan kepada orang tua untuk memilih PTM atau belajar secara daring, tidak boleh ada paksaan.

Lebih lanjut dr. Lucia juga menjelaskan, bahwa akibat infeksi Covid-19 pada anak, kini terdapat kondisi yang disebut MIS-C (Multisystem Inflammatory Syndrome in Children).

Hal ini merupakan kondisi di mana banyak organ tubuh yang mengalami peradangan pada anak yang sebelumnya terkena Covid-19.

Keluhannya pun beragam mulai dari ringan ke berat, seperti demam, nyeri, sulit bernafas, kebiruan atau pucat, yang dapat menyebabkan kondisi kritis hingga dapat menyebabkan anak meninggal dunia.

“Terdapat sekitar 0,14% anak yang dinyatakan MIS-C, sedikit ya sepertinya, tapi jangan sampai anak terkena, akan sedih sekali,” imbuhnya.

Oleh karena itu, kita wajib menjaga kesehatan anak. Orang tua harus menumbuhkan gaya hidup aktif terhadap anak.

“Anak-anak direkomendasikan bergerak aktif 1 jam sehari, sedangkan dewasa 30 menit sehari untuk aktivitas fisik,” tegasnya.

Ditambahkan, orang tua juga harus membatasi waktu gawai anak-anak, memastikan anak memiliki tidur yang cukup dan berkualitas, makanan bergizi dan seimbang, cairan cukup, pemanfaatan energi secara tepat, mendapatkan dukungan mental dan sosial, serta vaksinasi secara lengkap.

“Varian virus corona terus bermutasi. Meskipun data pastinya belum lengkap untuk Omicron, namun yang jelas pemberian vaksinasi Covid-19 91% efektif mencegah terjadinya kejadian MIS-C pada anak. Oleh kerenanya, kita harus merubah gaya hidup menjadi lebih bersih dan sehat,” tutupnya.

Mental Anak dan Kecemasan Orang Tua

Menurut Psikolog Anak Samantha Elsener, M.Psi, tingkat stress anak dan ibu berada di level 56% dan beranjak naik ke level 95% di 6 bulan awal pandemi.

Hal tersebut tentunya mempengaruhi kesehatan mental anak, seperti tingkat konsentrasi rendah dan motivasi belajar yang turun selama PJJ berlangsung. “Dengan PTM, interaksi sosial seharusnya dapat menjadi lebih baik ya, tidak awkward. Dari beberapa kasus yang saya ketahui, terdapat beberapa anak yang memilih PJJ karena adanya tekanan sosial di kehidupan remaja 6-18 tahun, di mana kemampuan bersosialiasi yang menurun karena jarangnya berinteraksi. Untuk kasus anak di bawah 6 tahun, anak-anak cenderung parnoan, menjadi takut. Oleh karena itu sebagai orang tua, kita harus bijak dan jangan berlebihan. Hal penting lainnya adalah jangan menakut-nakuti anak,” terangnya.

Samantha juga menyebutkan dua tips agar orang tua dan anak dapat lebih tenang menjalani kehidupan sehari-hari di kondisi sekarang.

Yang pertama adalah; dengan memberikan angka penilaian terhadap suatu hal yang dikhawatirkan, dilanjutkan dengan instropeksi diri dan keadaan, ditambah dengan mengatur pernafasan (inhale dan exhale).

Tips kedua adalah; dengan menulis dua hal yang benar; satu hal negatif dan satu hal positif, boleh berupa kekhawatiran dan keyakinan.

“Ada virus Omicron yang berbahaya namun saya pasti mampu melewatinya, begitu contohnya”, ungkapnya.

Dengan menulis, otak manusia menyerap lebih dalam apa yang ditulisnya.

“Anak kelahiran 2010 ke atas domimannya belajarnya dari movement learning, artinya anak harus bergerak aktif agar dapat memahami suatu hal dengan baik. Selain bergerak aktif, kita juga harus memastikan anak terhindar dari konten dan scam berbahaya yang saat ini bertebaran di internet,” terangnya menambahkan.

Samantha juga menjelaskan, bahwa terdapat 3 tempramen anak; mudah, sedang, berat.

Oleh karena itu, orang tua harus dapat memberikan pengertian dan penjelasan sesuai tingkat tempramen mereka.

“Di pagi hari sebelum sekolah atau beraktivitas kita harus jaga mood anak. Selain itu, kalau bahasa anak-anak sekarang, ketika ada sesuatu yang tidak sesuai atau dalam keadaan panik, jangan nge-gas,” terangnya.

Lebih lanjut Samantha juga menyampaikan konsep bernama emotional bank account; debit dan kredit interaksi emosional antara ibu dan anak.

“Kita boleh tegur anak tapi sudah kasih perhatian, kasih sayang belum ke anak? Perbandingannya itu 5:1. Sebagai orang tua, tentunya kita tidak ingin menambahi beban anak, jadi kita harus lebih sabar dan tenang. Kita dapat melakukan aktivitas bersih-bersih bareng, anak itu belajar melalui gerakan dan gerakan ini menurunkan tingkat kecemasan loh,” ucapnya.

Terkait cara mengurangi kekhawatiran ketika anak PTM, selain informasi di atas, Samantha juga membeberkan beberapa hal yang dapat dilakukan oleh para moms, seperti mempersiapkan prokes yang perlu dibawa anak ke sekolah, membiasakan mendengarkan cerita anak, berkoordinasi dengan pihak sekolah, serta tidak mudah untuk terhasut hoaks/gosip.

Sementara itu, SoKlin Antisep senantiasa mendukung para moms di Indonesia untuk memberikan yang terbaik kepada keluarganya, termasuk urusan pendidikan dan kesehatan anak.

Oleh karena itu, merek detergen + protection pertama di Indonesia ini mengajak SoKlin Moms untuk dapat menerapkan gaya hidup yang lebih memperhatikan kesehatan dan kebersihan, tak terkecuali pakaian, terlebih dengan terlaksananya kembali PTM 100%.

Sebab, ibarat kulit kedua, pakaian dan masker-lah yang pertama kali terpapar oleh virus, kuman, dan bakteri sebelum menyentuh tubuh kita, sehingga sangatlah penting untuk menjaga kebersihannya.

Setelah beraktivitas di luar rumah jangan lupa untuk langsung mencuci baju sekeluarga.

SoKlin Antisep juga dilengkapi dengan teknologi O2 Active Power yang berfungsi sebagai disinfektan, yang terbukti efektif membunuh virus, bakteri, dan kuman pada pakaian tanpa merusak warna dan serat kain.

The post SoKlin Antisep Bekali Orang Tua Tips Jalani PTM di Tengah Ancaman Omicron appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2022/01/21/soklin-antisep-bekali-orang-tua-tips-jalani-ptm-di-tengah-ancaman-omicron/feed/ 0
Wings Care Beri Bantuan Stok Detergen SoKlin Antisep Kepada Lebih Dari 40 Rumah Sakit Rujukan Covid-19 https://jakartakita.com/2021/04/23/wings-care-beri-bantuan-stok-detergen-soklin-antisep-kepada-lebih-dari-40-rumah-sakit-rujukan-covid-19/ https://jakartakita.com/2021/04/23/wings-care-beri-bantuan-stok-detergen-soklin-antisep-kepada-lebih-dari-40-rumah-sakit-rujukan-covid-19/#respond Fri, 23 Apr 2021 04:58:46 +0000 https://jakartakita.com/?p=141710

Jakartakita.com –  Wings Care, melalui salah satu produknya, SoKlin Antisep, memberikan donasi kepada lebih dari 40 rumah sakit rujukan Covid-19 di berbagai wilayah Indonesia. Donasi berupa inovasi detergent + protection terbaru ini pun diberikan dengan tujuan agar dapat membantu melindungi tenaga kesehatan dan pasien dari ancaman virus tersebut dan penyakit berbahaya lainnya yang dapat menjangkit dari kain dan […]

The post Wings Care Beri Bantuan Stok Detergen SoKlin Antisep Kepada Lebih Dari 40 Rumah Sakit Rujukan Covid-19 appeared first on Jakartakita.com.

]]>
foto : dok. Wings Group

Jakartakita.com –  Wings Care, melalui salah satu produknya, SoKlin Antisep, memberikan donasi kepada lebih dari 40 rumah sakit rujukan Covid-19 di berbagai wilayah Indonesia.

Donasi berupa inovasi detergent + protection terbaru ini pun diberikan dengan tujuan agar dapat membantu melindungi tenaga kesehatan dan pasien dari ancaman virus tersebut dan penyakit berbahaya lainnya yang dapat menjangkit dari kain dan pakaian.

“Para tenaga kesehatan di banyak rumah sakit pun tentunya membutuhkan perlindungan maksimal dalam menjalankan tugasnya merawat para pasien. Menyikapi hal tersebut, kami turut memberikan bantuan stok detergen SoKlin Antisep kepada lebih dari 40 rumah sakit rujukan Covid-19 di berbagai wilayah di Indonesia. Hal ini sekaligus mempertegas komitmen dan kemampuan SoKlin Antisep sebagai detergent + protection yang efektif membunuh kuman dan bakteri penyebab penyakit,” tegas Bondan Abdul Malik, Junior Product Manager SoKlin Antisep dalam siaran pers yang diterima Jakartakita.com, baru-baru ini.

Lebih lanjut, Bondan juga mengajak seluruh masyarakat untuk dapat berperan aktif dalam memutuskan tali rantai penyebaran wabah COVID-19 melalui penerapan protokol kesehatan yang baik dan benar.

“Selain 5M, kami juga ingin mengajak keluarga Indonesia untuk dapat menerapkan 3M ala SoKlin, yaitu mandi ,mengganti, dan mencuci pakaian dengan SoKlin Antisep. Dengan teknologi O2 Active Power sebagai bahan aktifnya, para ibu cukup mencuci pakaian dengan satu langkah praktis saja tanpa tambahan apapun. Pakaian menjadi bersih, aman, dan tentunya tetap harum menyegarkan,” terang Bondan.

Selain itu, Bondan juga mengingatkan keluarga Indonesia untuk menerapkan praktik kebersihan dan kesehatan lainnya seperti menghindari menyentuh mata, hidung dan mulut, melakukan etika bersin dan batuk dengan benar, membersihkan dan mendisinfeksi permukaan yang sering disentuh di rumah, menangani dan menyajikan makanan secara aman, serta memantau kesehatan diri dan anggota keluarga.

Salah satu perwakilan rumah sakit penerima donasi mengungkapkan rasa terima kasihnya.

“Kami senang sekali karena kedatangan teman-teman dari Wings Care dan sangat mengapresiasi bantuan berupa deterjen yang diberikan kepada Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih untuk kepentingan kami di sini. Bantuan ini sangat berarti, terutama terkait upaya kita bersama dalam menanggulangi pandemi Covid-19,” tutur dr. Pradono Handojo, MBA., MHA selaku Direktur Utama Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih.

Sebelumnya, Wings Group juga telah mengirimkan bantuan ribuan unit Alat Pelindung Diri (APD), hand sanitizer, hand wash, cairan disinfektan, detergen, shampoo, makanan pokok, dan alat bantu pernapasan (ventilator) ke berbagai Rumah Sakit Rujukan Pemerintah, Rumah Sakit Swasta, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah serta sejumlah instansi lainnya seperti BNPB dan Dewan Masjid Indonesia untuk dapat menyalurkan bantuan secara langsung ke berbagai daerah di tanah air.

The post Wings Care Beri Bantuan Stok Detergen SoKlin Antisep Kepada Lebih Dari 40 Rumah Sakit Rujukan Covid-19 appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2021/04/23/wings-care-beri-bantuan-stok-detergen-soklin-antisep-kepada-lebih-dari-40-rumah-sakit-rujukan-covid-19/feed/ 0
Wings Care Luncurkan SoKlin Antisep, Detergen Pertama di Indonesia yang Mengandung Disinfektan https://jakartakita.com/2021/04/06/wings-care-luncurkan-soklin-antisep-detergen-pertama-di-indonesia-yang-mengandung-disinfektan/ https://jakartakita.com/2021/04/06/wings-care-luncurkan-soklin-antisep-detergen-pertama-di-indonesia-yang-mengandung-disinfektan/#respond Tue, 06 Apr 2021 13:45:48 +0000 https://jakartakita.com/?p=141360

Jakartakita.com – Sebagai perusahaan FMCG terkemuka asal Indonesia, Wings Group tidak pernah berhenti berinovasi. Melalui Wings Care, hari ini, Selasa (06/4), meluncurkan SoKlin Antisep, detergen pertama di Indonesia yang mengandung disinfektan guna memberikan proteksi lebih kepada keluarga Indonesia dalam satu produk. Menurut Joanna Elizabeth Samuel selaku Marketing Manager Fabric Care Wings Group, SoKlin Antisep hadir dengan teknologi O2 Active Power yang berfungsi sebagai disinfektan, yang efektif […]

The post Wings Care Luncurkan SoKlin Antisep, Detergen Pertama di Indonesia yang Mengandung Disinfektan appeared first on Jakartakita.com.

]]>
foto : istimewa

Jakartakita.com – Sebagai perusahaan FMCG terkemuka asal Indonesia, Wings Group tidak pernah berhenti berinovasi.

Melalui Wings Care, hari ini, Selasa (06/4), meluncurkan SoKlin Antisep, detergen pertama di Indonesia yang mengandung disinfektan guna memberikan proteksi lebih kepada keluarga Indonesia dalam satu produk.

Menurut Joanna Elizabeth Samuel selaku Marketing Manager Fabric Care Wings Group, SoKlin Antisep hadir dengan teknologi O2 Active Power yang berfungsi sebagai disinfektan, yang efektif membunuh virus, bakteri, dan kuman pada pakaian tanpa merusak warna dan serat kain.

“Sesuai dengan visi perusahaan, Wings selalu berdedikasi untuk menghadirkan produk-produk berkualitas dengan harga terjangkau yang bertujuan agar keluarga Indonesia dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik, terutama di masa pandemi ini. Oleh karena itu, kami meluncurkan SoKlin Antisep, detergen + disinfektan pertama di Indonesia yang mampu memberikan proteksi menyeluruh untuk pakaian keluarga dalam satu langkah mencuci. Moms tidak perlu merendam pakaian ke dalam cairan disinfektan terlebih dahulu sebelum mencucinya dengan deterjen, mencuci tetap praktis, pakaian tetap mendapatkan proteksi ganda dan tentunya tetap harum menyegarkan,” terang Joanna di acara konferensi pers yang digelar virtual, Selasa (06/4).

Ditambahkan, pakaian dan masker yang kita pakai dapat diibaratkan sebagai kulit kedua yang memberikan perlindungan terhadap tubuh. Sebab, pakaian dan masker lah yang pertama kali terpapar oleh virus, kuman, dan bakteri sebelum menyentuh tubuh kita, sehingga sangatlah penting untuk menjaga kebersihannya.

“Kami ingin terus mengingatkan masyarakat untuk jangan lengah, tetap waspada serta mengetatkan penerapan protokol kesehatan. Virus dan kuman berbahaya akan selalu berada di sekitar kita, maka dari itu, momentum ini harus dapat menjadi titik balik bagi kita dalam menerapkan gaya hidup yang lebih memperhatikan kebersihan, tak terkecuali pakaian. Setelah beraktivitas di luar rumah jangan lupa mandi, mengganti dan mencuci pakaian menggunakan SoKlin Antisep guna melindungi keluarga. Perubahan kecil yang kita lakukan dapat mewujudkan perlindungan besar karena keluarga sangat berharga,” terang Joanna.

Di kesempatan yang sama, artis Melaney Ricardo yang pernah terinfeksi Covid-19, juga berbagi pengalaman dan pandangannya pasca dinyatakan sembuh.

Melaney juga sempat merasakan rasa khawatir dan takut yang begitu besar karena memikirkan kemungkinan bahwa dirinya dapat menularkan virus tersebut kepada anggota keluarga lainnya.

“Selain hidup sehat dan bersih, aku juga mulai beralih fokus ke produk-produk yang dapat memberikan proteksi dari virus dan bakteri seperti SoKlin Antisep ini, karena aku semakin sadar bahwa kesehatanku dan keluarga itu amat sangat mahal dan berharga,” jelasnya.

“Selama pandemi, aku selalu mencuci pakaian dengan air hangat yang ditambahkan cairan disinfektan. Jujur aja ngga tahu takaran disinfektannya berapa supaya ngga bikin baju rusak. Nah, sekarang, senang sekali sudah ada SoKlin Antisep, aku jadi lebih tenang dalam melindungi keluargaku dan tentunya nggak perlu repot dan bingung takaran lagi ya, karena praktis banget, mencuci jadi lebih mudah, cukup satu langkah, tapi pakaian tetap aman bersih terdisinfeksi, fresh lagi!” tandas Melaney.

Adapun saat ini, produk SoKlin Antisep sudah tersedia di berbagai jaringan supermarket, minimarket serta e-commerce di Indonesia. 

SoKlin Antisep dibanderol dengan harga yang terjangkau dan tersedia di dalam kemasan ukuran 46gr, 248gr, 700gr, dan 1.400gr. 

The post Wings Care Luncurkan SoKlin Antisep, Detergen Pertama di Indonesia yang Mengandung Disinfektan appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2021/04/06/wings-care-luncurkan-soklin-antisep-detergen-pertama-di-indonesia-yang-mengandung-disinfektan/feed/ 0