Info Jakarta - Berita Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Jangan Remehkan ‘Low Back Pain’!

265
dok: drkrift
dok: drkrift

Jakartakita.com: Salah satu penyebab neuropati adalah gangguan saraf yang disebut Low Back Pain atau nyeri pada punggung bawah. Low back pain adalah penyakit neurologi paling umum kedua setelah sakit kepala. Hampir semua orang pernah merasakan nyeri pada punggung bawah, yang dimulai di bawah tulang rusuk, disebut daerah pinggang (Lumbar Region).

Artikel Terkait
1 daripada 12

Gejala nyeri punggung bawah (low back pain) bervariasi mulai dari rasa nyeri hingga sensasi punggung yang terasa seperti ditusuk-tusuk. Rasa sakit ini dapat membuat Anda sulit untuk bergerak atau berdiri tegak.

Sebagian besar orang mulai merasakan low back pain untuk pertama kalinya pada usia 30-an tahun, dan serangan low back pain akan semakin meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Low back pain biasanya dialami oleh mereka yang ‘kurang gerak’ atau jarang berolahraga, para kuli panggul yang mengharuskan mereka untuk mengangkat beban berat atau mereka penderita obesitas atau berat badan berlebih.

Nyeri yang berlangsung lebih dari tiga bulan dianggap kronis. Jika rasa sakit Anda tidak membaik dalam waktu 72 jam, maka Anda harus berkonsultasi dengan dokter. Penanganan low back pain yang tidak tepat dan terlambat akan berakibat pada gangguan saraf yang lebih serius.


Interested in writing for Jakartakita.com? We are looking for information and opinions from experts in a variety of fields or others with appropriate writing skills.
The content must be original on the following topics: lifestyle (beauty, fashion, food), entertainment, science & technology, health, parenting, social media, and sports.
Send your piece to redaksi@jakartakita.com

Open chat