Jakartakita.com
Berita Jakarta, Info Jakarta Terkini, Berita Nasional, Bisnis Jakarta

16 April, Miras Dilarang Beredar di Mini Market

0 502

Tiket Pesawat Murah Airy

Foto: Istimewa

Jakartakita.com – Pemerintah (Pemprov) DKI Jakarta telah menginstruksikan seluruh minimarket di ibu kota untuk tidak menjual minuman beralkohol di bawah lima persen, terhitung pada 16 April mendatang. Larangan ini merupakan upaya tindak lanjut dari keputusan (SK) Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengenai larangan menjual minuman keras.

Artikel Terkait
1 daripada 7

Joko Kundaryo, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKMP) DKI mengatakan bahwa SK sudah disosialisasi kepada para pemilik minimarket, dan rata-rata dari mereka semua setuju dengan larangan ini. “Sekarang mereka hanya menghabiskan stok sisa yang masih ada” tandas Joko beberapa waktu lalu.

Dalam SK disebutkan bagi minimarket yang masih menjual minuman beralkohol jenis bir, per tanggal 16 April 2015, maka akan dikenakan sanksi tegas berupa penyitaan hingga pencabutan izin usaha, dan surat peringatan. Sanksi pencabutan izin usaha akan dilakukan apabila pemilik sudah tiga kali kedapatan menjual bir.

Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel, sebelumnya telah melarang penjualan minuman beralkohol golongan A di minimarket. Minuman golongan A adalah minuman dengan kadar alkohol rendah, yaitu kurang dari 5%. Diantaranya adalah bir, pilsener, leger, bir hitam,  sampai minuman ringan beralkohol.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan komen

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More