Jakartakita.com
Berita Jakarta, Info Jakarta Terkini, Berita Nasional, Bisnis Jakarta

16 April, Miras Dilarang Beredar di Mini Market

445

Foto: Istimewa

Jakartakita.com – Pemerintah (Pemprov) DKI Jakarta telah menginstruksikan seluruh minimarket di ibu kota untuk tidak menjual minuman beralkohol di bawah lima persen, terhitung pada 16 April mendatang. Larangan ini merupakan upaya tindak lanjut dari keputusan (SK) Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengenai larangan menjual minuman keras.

Artikel Terkait
1 daripada 7

Joko Kundaryo, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKMP) DKI mengatakan bahwa SK sudah disosialisasi kepada para pemilik minimarket, dan rata-rata dari mereka semua setuju dengan larangan ini. “Sekarang mereka hanya menghabiskan stok sisa yang masih ada” tandas Joko beberapa waktu lalu.

Dalam SK disebutkan bagi minimarket yang masih menjual minuman beralkohol jenis bir, per tanggal 16 April 2015, maka akan dikenakan sanksi tegas berupa penyitaan hingga pencabutan izin usaha, dan surat peringatan. Sanksi pencabutan izin usaha akan dilakukan apabila pemilik sudah tiga kali kedapatan menjual bir.

Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel, sebelumnya telah melarang penjualan minuman beralkohol golongan A di minimarket. Minuman golongan A adalah minuman dengan kadar alkohol rendah, yaitu kurang dari 5%. Diantaranya adalah bir, pilsener, leger, bir hitam,  sampai minuman ringan beralkohol.


Pasang Iklan Gratis @ jakartakita.com - klik iklan.jakartakita.com

Interested in writing for Jakartakita.com? We are looking for information and opinions from experts in a variety of fields or others with appropriate writing skills.
The content must be original on the following topics: lifestyle (beauty, fashion, food), entertainment, science & technology, health, parenting, social media, and sports.
Send your piece to redaksi@jakartakita.com

Open chat
1
Hello can we help you?