Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Dampak Buruk Jika Kebanyakan Mengonsumsi Mie Instan

202
foto: istimewa
foto: istimewa

Jakartakita.com – Mie instan adalah makanan cepat saji yang disukai banyak orang di Indonesia. Namun sayang, makanan yang rasanya enak dan cepat cara penyajiannya tersebut dapat mendatangkan beberapa kemungkinan terburuk bagi kesehatan Anda.

Sebuah studi terbaru dari The Journal of Nutrition mengungkapkan, kebanyakan mengonsumsi mie instan yang dimasak dengan menambahkan air mendidih dari microwave ternyata dapat meningkatkan resiko terjadinya sindrom kardiometabolik didalam tubuh. Sindrom ini adalah pemacu datangnya penyakit jantung, diabetes sampai stroke.

Populasi masyarakat di Asia adalah yang terbesar dalam hal mengonsumsi mie instan. Penelitian yang dilakukan di Baylor University memperlihatkan beberapa informasi diet. Mereka mengidentifikasi dua pola makan utama yang dilakukan di Asia. Pola makan pertama adalah pola diet tradisional, yang terdiri dari mengonsumsi beras, ikan, buah, sayuran, dan kentang.

Pola makan kedua adalah mengonsumsi daging dan makanan cepat saji, terdiri dari daging, soda, makanan gorengan, dan makanan kenyamanan seperti mie instan dan ramen.

Tidak mengherankan jika pola makanan kedua dikaitkan dengan pemacu tingkat obesitas yang tinggi serta kolesterol jahat dalam tubuh, dibandingkan dengan pola makan yang pertama. Tetapi tidak menunjukkan secara jelas apakah terhindar dari resiko terkena sindrom kardiometabolik.

Ketika peneliti memeriksa angka lebih lanjut dari dampak mengonsumsi mie instan, mereka menemukan bahwa mengonsumsi mie instan dalam dua kali seminggu dapat meningkatkan insiden sindrom metabolik sebesar 68 %.

Peningkatan resiko kemungkinan hasil dari kalori yang tinggi, karbohidrat olahan, lemak jenuh dan kandungan natrium yang merupakan kandungan dalam sebungkus mie instan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

IndonesianEnglishDutchChinese (Simplified)Malay
%d bloggers like this: