Jakartakita.com
Berita Jakarta, Info Jakarta Terkini, Berita Nasional, Bisnis Jakarta

Hari Ini Presiden Jokowi Bertemu CEO ConocoPhillips. Apakah Juga Bicara Soal Pengelolaan Blok Mahakam?

0 662

Tiket Pesawat Murah Airy

blok mahakam
foto : istimewa

Jakartakita.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini, Selasa (31/3/2015), menerima Delegasi Chairman & Chief Executive Officer (CEO) ConocoPhillips, Ryan Lance di Kantor Presiden, Jakarta.

Pertemuan ini membahas seputar investasi yang telah dilakukan perusahaan minyak dan gas bumi (migas) asal Amerika Serikat (AS) tersebut di Indonesia.

Hak Kelola Blok Mahakam

Sementara itu, sebelumnya diberitakan bahwa, Pemerintah sudah memberikan sinyal kuat bahwa hak pengelolaan Blok Mahakam akan diarahkan kepada Pertamina, namun pemerintah belum memberikan secara pasti berapa porsi bagi Pertamina maupun kemungkinan adanya kerja sama dengan asing.

Artikel Terkait
1 daripada 54

Lantas, muncul pertanyaan disebagian kalangan, apakah pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Delegasi Chairman & Chief Executive Officer (CEO) ConocoPhillips, Ryan Lance tersebut juga akan membahas mengenai kerjasama terkait pengelolaan Blok Mahakam?

Terkait hal tersebut, Direktur Utama PT Pertamina Dwi Sucipto mengatakan, setidaknya sudah ada niat kuat dari pemerintah untuk memperjuangkan nasib Blok Mahakam agar kembali ke tangan Indonesia.

Ia menjelaskan, saat rapat bersama Presiden Jokowi pekan lalu, Jokowi menegaskan bahwa hak kelola Blok Mahakam harus jatuh kepada bangsa Indonesia.

“Presiden menyatakan dalam rapat bahwa Blok Mahakam harus direbut dan harus diambil. Tentu saja, kita tidak boleh lengah dan harus berjuang untuk itu,” ujar Dwi, belum lama ini.

ConocoPhillips sendiri, saat ini menggarap blok eksplorasi gas bumi di Lapangan Suban, Musi Banyuasin, Sumatra Selatan dan Lapangan lepas pantai Kerisi, Blok B Laut Natuna Selatan.

Adapun pada pertemuan ini, juga dihadiri oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said. Namun, Sudirman enggan berkomentar lebih lanjut soal pertemuan ini. Sampai saat ini pertemuan masih berlangsung dan secara tertutup.

 

Tinggalkan komen

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More