Take a fresh look at your lifestyle.

Ini Dia 5 Model Bisnis Yang Bisa Dilakukan Lewat Aplikasi di Android

0 1,853
ZALORA Android App
foto : istimewa

Jakartakita.com – Android merupakan salah satu sistem operasi smartphone yang sedang populer saat ini dikalangan pecinta gadget.

Semenjak Google meluncurkan sistem operasi Android, banyak perusahaan gadget dunia memproduksi handphone Android.

Para perusahaan ini berlomba-lomba merancang smartphone dengan beragam spesifikasi, desain, fungsi serta dari harga Android murah sampai harga yang mahal.

Saat ini, dengan merebaknya adopsi platform Android oleh berbagai produsen perangkat telepon bergerak memicu peningkatan jumlah user Android yang secara tidak langsung menaikkan permintaan beragam aplikasi Android.

Ini dapat menjadi peluang bisnis yang menjanjikan bagi pengembang aplikasi.

Sejauh ini, ada lima model bisnis yang ada pada aplikasi platform untuk mobile device, seperti Android:

1. Aplikasi berbayar yaitu user membayar terlebih dahulu untuk dapat menginstall dan memperoleh manfaat dari aplikasi tertentu. Keuntungannya adalah tiap download berarti pemasukan di sisi Anda sebagai pengembang aplikasi. Hanya saja aplikasi berbayar ini jumlah downloadnya terbatas. Selain itu, aplikasi berbayar hanya cocok bila reputasi Anda sebagai pengembang aplikasi bagus dan telah memiliki basis user yang cukup besar.

2. Aplikasi freemium, umumnya aplikasi disediakan gratis untuk diinstall. User memperoleh manfaat dari aplikasi yang diinstall namun dengan fitur yang sengaja dibatasi. Misalnya saja, ketika Anda membuat aplikasi game, beberapa level awal disediakan untuk dimainkan. Tapi untuk level yang lebih tinggi, user harus beralih ke versi bayar.

Keuntungan dari model bisnis ini adalah dikarenakan gratis, aplikasi freemium jumlah downloadnya lebih besar dari aplikasi berbayar.

Sayangnya, boleh dikatakan tidak ada keuntungan finansial secara langsung dari aplikasi freemium. Pemasukan Anda diperoleh dari user loyal yang beralih ke versi berbayar.

Related Posts
1 daripada 6,628

Ini juga menambah pekerjaan Anda sebagai pengembang aplikasi karena harus mengelola dua aplikasi yang sama namun berbeda fitur.

3. Aplikasi in-app purchase. Pada model ini, aplikasi dengan fitur penuh disediakan gratis untuk diinstall. Anda mendapatkan pemasukan dengan menjual item yang berharga dalam konteks aplikasi Anda, seperti mata uang game (virtual currency) atau barang-barang virtual lain.

Contoh bisnis aplikasi ini adalah game Texas HoldEm Poker buatan Zynga yang disediakan gratis. Anda akan diberi chip poker dalam jumlah tertentu yang cukup untuk main secara cuma-cuma. Satu-satunya cara agar Anda bisa memiliki chip dalam jumlah banyak dalam waktu singkat harus membeli dengan uang. Keuntungan dari bisnis ini adalah karena disediakan gratis, sehingga jumlah yang didownload lebih banyak sehingga lebih populer.

Tapi model bisnis ini sedikit lebih rumit karena Anda tidak hanya mengembangkan aplikasi komputer, tetapi juga harus menyediakan infrastruktur untuk menunjang sistem jual beli barang-barang virtual.

4. Aplikasi gratis berbasis iklan. Model bisnis ini adalah model yang biasanya ditempuh oleh pengembang aplikasi bertaraf kecil. Anda membuat aplikasi yang bisa dimanfaatkan secara gratis oleh user. Anda mendapatkan pemasukan dari iklan yang di klik oleh user. Jika Aplikasinya bagus, jumlah downloadnya sudah pasti akan tinggi.

Maka tidak diharuskan untuk pengeluaran tambahan seperti mengelola server seperti pada model bisnis in-app purchase.

Tetapi biasanya pemasukan dari iklan yang diklik biasanya sangat rendah karena orang cenderung menghindari iklan, sehingga akan berdampak pada pengembalian modal yang rendah.

5. Aplikasi hibrida (kombinasi paid, freemium, in-app purchase dan gratis). Model bisnis ini biasanya ditempuh oleh pengembang bisnis, yaitu dengan menggabungkan model-model yang sebelumnya telah dijelaskan. Outfit 7 membuat dua versi aplikasi Talking Tom mereka, yaitu versi gratis dan berbayar.

Versi gratis berfitur terbatas dengan disisipi iklan dan menjual barang virtual. Dengan menggunakan model bisnis gratis, Anda meraih user baru dan memperoleh popularitas. Pemasukan dari aplikasi berbayar didapat dari user loyal yang meng-upgrade alikasi gratisnya ke berbayar.

Hanya saja, dengan mengembangkan beberapa versi, maka biaya dan waktu pengembangan aplikasi lebih besar.

Selamat mencoba!

 

Tinggalkan komen