Take a fresh look at your lifestyle.

Situs ID-SIRTII Yang Sempat Diretas, Kini Sudah Normal Kembali

0 967
foto: istimiewa
foto: istimiewa

Jakartakita.com – Indonesia Security Incidents Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII), yang merupakan lembaga pengawas keamanan Internet di Indonesia, dikabarkan telah melakukan normalisasi pada situs resminya yang tadinya diretas sejak Senin dini hari (25/5/2015), sudah normal pada pukul 11 siang tadi.

Rudi Lumanto, Ketua ID-SIRTII mengatakan, kondisi tidak normal situs webnya ini terjadi pada pukul 2 dini hari tadi. Ini dikarenakan perubahan data domain ID-SIRTII di registrant dan Pengelola Nama Domain Internet (Pandi) sebagai pengelola nama domain www.idsirtii.or.id.

Kejadian ini, menurut Rudi, merupakan bentuk kejahatan siber domain name server (DNS) hijacking, yang terkait dengan pengelolaan domain Internet di luar kendali ID-SIRTII. Jika situs web ID-SIRTII diakses dengan alamat Internet Protocol (IP address), Maka tampilan situs webnya berada dalam keadaan normal.

Related Posts
1 daripada 5,367

Ia pun menjelaskan, tidak ada satu pun data dari situs web ID-SIRTII yang dicuri. Ini bisa diketahui, karena si pelaku sama sekali tidak menyentuh pusat data ata server ID-SIRTII.

“Tidak ada data yang dicuri, hackernya tidak menyentuh server ID-SIRTII,” papar Rudi.

Diketahui sebelumnya, pelaku sempat mengubah tampilan situs web ID-SIRTII dengan gambar seseorang mengenakan hoody hitam beserta dengan wajah yang gelap. Tidak hanya itu, diatas gambar tersebut terdapat tulisan “Just A Dream” yang di bawahnya tertulis “( h3ll_id ).” Pelaku pun memasang musik dengan nuansa house music remix.

Rudi menegaskan, pihaknya sudah berkordinasi dengan aparat untuk melacak keberadaan si pelaku hacker tersebut.

Lembaga yang sudah berdiri sejak 2007, kita ketahui memang bertugas untuk mengawasi keamanan jaringan Internet hingga pusat data yang berada di seluruh Indonesia. Mereka juga bertugas melakukan forensik digital dan memberi pelatihan mengenai keamanan Internet tingkat nasional.

 

Tinggalkan komen