Jakartakita.com
Berita Jakarta, Info Jakarta Terkini, Berita Nasional, Bisnis Jakarta

Rio Haryanto Sowan ke Wapres Jusuf Kalla

0 551

Tiket Pesawat Murah Airy

foto: istimewa
foto: istimewa

Jakartakita.com – Pebalap Indonesia Rio Haryanto sowan ke Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantor Wapres RI, Jakarta, Senin (14/3/2016). Kunjungan tersebut berlangsung usai Wapres menerima kunjungan Putri Astrid dari Belgia bersama rombongan.

Saat menemui JK, Rio didampingi Menpora Imam Nahrawi, Dirut PT Pertamina Dwi Sucipto, ibundanya, dan mentor di tim Manor Racing, Piers Hunnissets. Sedangkan JK didampingi Seswapres Umar, staf khusus Sofyan Wanandi, dan Jubir Husaen Abdullah.

Adapun kedatangan Rio di kantor Wapres adalah untuk meminta dukungan JK agar terus dapat mengikuti balap pada musim ini. Rio akan memulai kiprahnya dalam balapan di F1 GP Australia yang berlangsung akhir pekan ini. Sedangkan kualifikasi sudah akan mulai dijalaninya pada Kamis mendatang

Artikel Terkait
1 daripada 100

Wapres dalam pertemuan dengan Rio menyatakan akan membantu mencarikan tambahan dana agar sang pebalap bisa terus tampil di ajang F1.

“Saya tadi juga tanya soal pembiayaan, nanti saya akan bantu selesaikan. Saya yakin bisa, saya upaya. Ini masih ada waktu dua bulan, bisalah,” kata JK usai pertemuan, dikutip situs resmi Wapres RI.

“Tapi jangan lupa terima kasih kepada PT Pertamina yang sudah enam tahun mensponsori Rio,” imbuhnya.

JK mengatakan Rio akan bisa membawa nama baik Indonesia di kancah internasional dan meminta semua pihak mendukung pebalap muda itu. Apalagi mengingat kesempatan yang didapat Rio sangat langka. Pebalap F1 di dunia setiap musimnya hanya 22 orang. Lebih sulit menjadi pebalap F1 daripada menjadi Presiden, kilah JK.

Rio saat ini masih kekurangan dana Rp 200 miliar sebagai pembayaran untuk bisa berlaga di ajang F1. Untuk membantunya, Menpora sempat mengumpulkan dana dan terkumpul sejumlah Rp 262 juta dari lingkungan Kemenpora. Menpora bahkan sempat menggulirkan wacana pemotongan gaji PNS di lingkungan Kemenpora sebagai sarana pengumpulan dana, yang menimbulkan kontroversi.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan komen

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More