Info Jakarta - Berita Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Indika Energy Lakukan Penyertaan Saham di Proyek Awak Mas

780
foto : istimewa

Jakartakita.com – PT Indika Energy Tbk. (Indika Energy) melalui anak perusahaannya, PT Indika Mineral Investindo (IMI), telah menandatangani Perjanjian Penyertaan Saham dan Perjanjian Opsi dengan Nusantara Resources Limited (Nusantara) dan PT Masmindo Dwi Area (Masmindo) terkait proyek Awak Mas di Sulawesi Selatan.

Perjanjian Penyertaan Saham ini mengatur syarat dan ketentuan mengenai rencana penyertaan saham IMI di Masmindo, bersyarat sejumlah US$ 40 juta, dimana akan dibagi dalam dua tahapan.

Pada tahap pertama, IMI akan melakukan penyertaan modal sebesar 25% saham di Masmindo dengan nilai total penyertaan sejumlah US$ 15 juta.

Penyertaan tahap pertama hanya dapat dilaksanakan apabila mendapat persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Nusantara yang rencananya akan dilakukan pada April 2020, juga persetujuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Kemudian pada tahap kedua, IMI memiliki hak untuk melakukan penyertaan 15% saham tambahan di Masmindo dengan nilai total penyertaan sejumlah US$ 25 juta.

Penyertaan tahap 2 hanya dapat dilaksanakan apabila mendapat persetujuan dari RUPS Nusantara, Kementerian ESDM, dan persetujuan untuk menambang dari Masmindo.

Asal tahu saja, hingga Desember 2019, IMI memiliki saham di Nusantara sebesar 21,02%.

Artikel Terkait
1 daripada 3

Apabila Penyertaan Saham tahap pertama dan kedua di Masmindo dapat dilaksanakan, maka IMI akan menjadi pemilik mayoritas di Masmindo dengan jumlah kepemilikan sebesar 52,6% baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Indika Energy fokus melanjutkan ekspansi di sektor usaha non-batu bara dengan melakukan penyertaan saham di proyek Awak Mas. Kami berinvestasi di sektor emas karena prospeknya yang baik di masa depan,” tutur Azis Armand, Managing Director & CEO Indika Energy dalam siaran pers, Selasa (25/2).

Sebagai bagian dari langkah strategis perseroan, anak perusahaan Indika Energy yaitu PT Petrosea Tbk. juga akan terlibat di dalam proyek Awak Mas untuk mewujudkan sinergi usaha dalam rangka penciptaan nilai.

Petrosea akan bertindak sebagai kontraktor untuk pengerjaan Front End Engineering and Design (FEED) dan pengerjaan Engineering, Procurement and Construction (EPC).

Selain Perjanjian Penyertaan Saham, Indika Energy juga menandatangani Perjanjian Opsi dengan Nusantara, sehubungan dengan usulan pemberian 10 juta opsi oleh Nusantara kepada Indika Energy yang dapat dieksekusi hingga 1 Desember 2022 untuk melakukan penyertaan 10 juta saham yang disetor penuh di Nusantara dengan harga AU$ 0,61 per saham.

Di samping itu, Indika Energy juga telah memiliki opsi sejumlah 16.693.711 saham yang dapat dieksekusi hingga 30 November 2020 dengan harga AU$ 0,35 per saham.    

Proyek Awak Mas memiliki potensi cadangan sebanyak 1,1 juta ons emas dan 2 juta ons sumber daya emas di Sulawesi Selatan.

Tahapan Definitive Feasibility Study (DFS) sudah dilakukan pada akhir tahun 2018, yang memberikan konfirmasi akan proyek emas yang prospektif, memiliki masa manfaat yang lama, dan berbiaya rendah.

Saat ini, proyek Awak Mas dalam tahap studi lanjutan untuk optimasi tambang dan persiapan pembangunan proyek.(Edi Triyono)


Interested in writing for Jakartakita.com? We are looking for information and opinions from experts in a variety of fields or others with appropriate writing skills.
The content must be original on the following topics: lifestyle (beauty, fashion, food), entertainment, science & technology, health, parenting, social media, and sports.
Send your piece to redaksi@jakartakita.com

Open chat
1
Hello can we help you?
Powered by