Jakartakita.com
Berita Jakarta, Info Jakarta Terkini, Berita Nasional, Bisnis Jakarta

Soal Kewajiban Penggunaan Rupiah di Setiap Transaksi, Gubernur BI : Tidak Ada Pengecualian !

0 545

Tiket Pesawat Murah Airy

pelabuhan tanjung priok - pelindo
foto : istimewa

Jakartakita.com – Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo menegaskan, tidak ada pengecualian untuk korporasi yang beroperasi di dalam negeri untuk mentaati Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 17/3/PBI/2015 tentang kewajiban penggunaan rupiah dalam setiap transaksi di dalam negeri.

Ketentuan ini telah berlaku mulai 1 Juli 2015 lalu.

Artikel Terkait
1 daripada 4

Termasuk bagi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I, II, III, dan IV yang selama ini masih bertransaksi dengan dolar Amerika Serikat (AS) dalam mengenakan tarif jasa pelabuhan.

“Pelindo nggak dikasih (kelonggaran aturan) juga,” kata Agus di kantor pusat BI, Jakarta, Rabu (8/7/2015).

“Apalagi Pelindo merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang seharusnya mendorong kebijakan untuk penggunaan rupiah di dalam negeri,” sambungnya.

Selama ini, penggunaan dolar dalam transaksi bisnis pelabuhan di dalam negeri mencakup pembayaran Terminal Handling Charge (THC) dan Container Handling Charge (CHC), yang dipatok dengan tarif dolar AS yang diatur oleh regulator.

 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan komen

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More