Jakartakita.com
Berita Jakarta, Info Jakarta Terkini, Berita Nasional, Bisnis Jakarta

Cap Go Meh Kurang Lengkap Tanpa Hidangan Ini!

0 811

Tiket Pesawat Murah Airy

foto: istimewa
foto: istimewa

Jakartakita.com – Kemeriahan Tahun Baru Imlek yang dirayakan masyarakat China biasanya ditutup dengan perayaan Cap Go Meh. Perayaan itu digelar di hari ke-15 tahun baru yang jatuh pada Senin, 22 Februari nanti.

Cap Go Meh berarti ‘malam ke-15’. Perayaan ini ditujukan untuk merayakan bulan purnama pertama di tahun baru. Sejatinya, perayaan Cap Go Meh lebih meriah daripada Imleknya sendiri. Di negeri asalnya, pada saat perayaan Cap Go Meh, masyarakat China mengadakan pesta lampion beraneka rupa dan warna.

Mereka turun ke jalanan dan mengadakan karnaval untuk menikmati sinar bulan purnama. Kemudian para keluarga berkumpul untuk menikmati hidangan yang meriah.

Artikel Terkait
1 daripada 7

Masakan yang umum disajikan saat perayaan Cap Go Meh di China adalah mi. Hidangan itu merupakan simbol panjang umur. Tapi di Indonesia, tradisi Cap Go Meh sangat lekat dengan hidangan lontong cap go meh. Menu khas Jawa itu telah menjadi masakan peranakan yang lahir akibat akulturasi budaya Jawa dan China.

Lontong cap go meh ini adalah gabungan dari beberapa masakan yaitu lontong, sayur lodeh terong, opor ayam dan sambal goreng ati ampela yang dihidangkan bersama bumbu abing dan serbuk koya dari kedelai.Aroma dan rasa santannya begitu kuat dengan rasa gurih dan sedikit rasa manis. Porsinya memang bisa terbilang cukup kecil, tapi hidangan yang dominan dengan kuah santan yang kental ini cukup berat dan membuat perut menjadi kenyang lebih dari yang dibayangkan sebelumnya.

Selain merupakan menu wajib saat perayaan cap go meh, komponen dalam sajian sepiring lontong cap go meh juga mengandung makna filosofis yang baik. Lontong yang bentuknya panjang, dibungkus daun pisang dan isiannya berupa nasi padat, melambangkan keberuntungan dan panjang umur. Telur juga melambangkan keberuntungan. Kuah opor yang berwarna kekuningan atau identik dengan warna emas karena bumbu kunyit, melambangkan rezeki yang baik. Sedangkan lauk lainnya, melambangkan harapan akan banyaknya pintu rezeki. Biasanya pada saat perayaan cap go meh,  lontong  ini disantap beramai-ramai bersama keluarga besar.

Kalau dulu lontong cap gomeh biasanya hanya bisa dinikmati ketika Cap Gomeh tiba, namun tidak demikian untuk saat ini. Kini banyak kedai makan yang menjual lontong cap go meh setiap hari. Di Kota Jakarta kita bisa menjumpai menu lontong cap go meh ini di warung gado-gado Bonbin Cikini Jakarta Pusat. Atau Anda juga bisa ke Restoran Dapur Babah di Gambir, Jakarta Pusat.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan komen

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Open chat
1
Hello can we help you?