Jakartakita.com
Berita Jakarta, Info Jakarta Terkini, Berita Nasional, Bisnis Jakarta

Darwis Triadi Berbagi Ilmu di UI Idea Festival 2016

0 675

Tiket Pesawat Murah Airy

 

foto: Jakartakita.com/Indah Purwati
foto: Jakartakita.com/Indah Purwati

Jakartakita.com – Universitas Indonesia pekan ini mengadakan acara UI Idea Festival 2016. Dalam acara yang berlangsung di Fakultas Hukum UI, Depok, Senin (14/3/2016), Darwis Triadi yang merupakan fotografer kenamaan Indonesia membawakan Talkshow Foto dengan tema “Warna Lain di Balik Hitam Putih”.

Darwis sendiri sebetulnya memiliki dasar pendidikan pilot, namun ia lebih memilih untuk menggeluti dunia fotografi sebagai jalan hidupnya. Karyanya diakui secara nasional dan internasional, ia juga telah membuat sekolah foto di Jl. Pattimura No. 2, Kebayoran Baru, Jakarta.

Artikel Terkait
1 daripada 12

“Dulu ketika belajar fotografi saya lebih menyukai lukisan portrait dari Basuki Abdullah, saya transfer dari lukisan ke foto. Sebuah cahaya untuk portrait harus mendalam, esensi cahaya didapatkan. Dulu ketika kamera masih menggunakan rol film memotret lebih rumit, tapi dengan kemajuan teknologi yang mengeluarkan digital dapat mempermudah, tapi tidak mengubah seni memotret,” ujar Darwis.

Karena fotografi adalah belajar mengenai cahaya, ada empat unsur dalam fotografi, yaitu cahaya, komposisi, eksperesi, dan warna. Berbicara hitam putih, terlebih foto portrait, kita bisa tekankan komposisi dan ekspresi. “Ekspresi itu dari mata, kalau memotret model diusahakan agar kelihatan berbinar-binar. Karena fotografi ialah bagaimana mengelola cahaya,” terang Darwis.

Dengan komposisi yang menarik, imbuhnya, foto yang biasa bisa menjadi luar biasa.  Jangan sampai warna merusak saat pemotretan, misalnya warna yang bertabrakan dan tidak dinamis.

foto: Jakartakita.com/Indah Purwati
foto: Jakartakita.com/Indah Purwati

Dalam talkshow ini tidak hanya bicara tentang fotografi, tapi juga dicoba tentang pemotretan menggunakan cahaya matahari, cahaya dari flash kamera, dan cahaya dari lighting. Fotografi bisa dilihat sebagai pemahaman karena  bisa meng-capture apapun yang ada di kehidupan kita. (Indah Purwati)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan komen

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More